Hari Pancasila ditetapkan pada tanggal 1 Juni 1945, Yuk cari tahu bagaimana sejarahnya?

0
Hari Lahir Pancasila
image from: Pixabay.com

Soloupdate.com– Saat Pancasila lahir pada tanggal 1 Juni 1945, Pada tanggal 28 Mei diadakan rapat Oleh Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau yang sering kita kenal di pelajaran Sejarah dengan BPUPKI, menggelar rapat dengan tema Penetapan dasar Negara. Sidang pertama dilakukan dari tanggal 29 selesai tanggal 1.

Pertama kali rapat digelar di Jalan Pejambon gedung Chuo Sangi, Jakarta. Saat ini gedung tersebut dikenal dengan Gedung Pancasila.

Selama beberapa hari, sejak tanggal 28 Mei dibukanya rapat belum menemukan penyelesaian terkait dengan dasar negara. Soekarno memberikan gagasannya saat rapat dengan menamakan pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Setelah keputuan dasar negara tersebut disetujui oleh BPUPKI selanjutnya mereka menyusun Undang-undang dasar dengan dibentuklah panitia Sembilan dengan panitia sebagai berikut ini: Soekarno, Mohammad Hatta, Mr. AA Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdul Kahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Soebardjo, Wahid Hasjim, dan Mohammad Yamin.

Proses persidangan membuahkan hasil dengan rumusan Pancasila yang dicantumkan pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Secara sah dinyatakan oleh BPUPKI sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945. Sehingga pada tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Berbeda dengan Hari Kesaktian Pancasila

Pada tanggal 1 Oktober diperingati hari lahir pancasila yang berkaian dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi pada september 30 September. Karena pancasila adalah lambang negara dan adanya PKI perusak bangsa maka pada tanggal 1 oktober diperngati Hari Kesaktian Pancasila.

Kejadian Diklat Mapala UII: Andai Mobil SUV Tidak Rusak, Mungkin Korban Selamat

0
kejadian-diklat-mapala-uii-andai-mobil-suv-tidak-rusak-mungkin-korban-selamat
Diklat Mapala UII Yogyakarta
kejadian-diklat-mapala-uii-andai-mobil-suv-tidak-rusak-mungkin-korban-selamat
Diklat Mapala UII Yogyakarta

Soloupdate.com (Karanganyar) – Kejadian meninggalnya Mahasiswa Pecinta Alama atau Mapala Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta masih menyisakan duka yang mendalam. Duka yang dirasakan tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, panitia pun ikut berduka. Panitia Pendidikan Dasar Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sebenarnya sudah menyiapakan mobil evakuasi saat menggelar kegiatan.

Mobil yang disiapkan sebagai antisipasi dalam kegiatan bila terjadi kondisi darurat. Seperti yang telah dikatakan pemilik basecamp, Joko Suratin, Panitia telah menyiapkan mobil jenis Sport Utility Vechile (SUV) untuk melintasi medan lokasi yang cukup ekstrim medannya.
“Mobil yang disediakan kalau tidak salah jenis Ranger,” ujar Joko kepada Wartawan, Rabu (25/1/2017).

Panitia selain menyiapkan mobil SUV juga menyiapkan mobil sedan untuk kegiatan. Mobil SUV yang disiapkan sebenarnya digunakan untuk menerjang medan lokasi yang berat. Namun, ketika terdapat salah satu Mapala yang sakit, yakni Muhammad Fadhli, mobil SUV justru mengalami kerusakan.

“Melihat mobil yang rusak terpaksa panitia memakai mobil sedan,”tambah Joko.

Ground Clereance mobil sedan yang rendah membuat mobil ini tidak bisa mendekat ke lokasi kegiatan. Mobil sedan hanya dapat berhenti sekira 3 kilometer dari lokasi kegiatan.

Korban yang sakit tidak dapat langsung dibawa ke mobil untuk diantar ke klinik kesehatan terdekat. Korban harus ditandu sejauh 3 kilometer dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai ke mobil sedan yang telah disiapkan untuk mengantar ke klinik terdekat.

“Korban tidak bisa langsung dibawa, korban ditandu dahulu kemudian dibawa ke mobil,”ucap Joko menceritakan.

Memang lokasi yang digunakan untuk latihan jauh dari pemukiman warga. Sehingga tidak banyak warga yang mengetahui adanya kejadian tersebut. Lokasi kegiatan berada di Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Jalan yang dilewati untuk sampai ke tempat kegiatan pun cukup sulit dan berat. Tekstur dan kontur tanah memiliki tanjakan dan turunan yang cukup curam.

Seperti yang telah diketahui kegiatan pelaksanaan Pendidikan Dasar The Great Camping (TGC) XXXVII Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UII memang rutin dilakukan setiap tahun dan setiap ada anggota baru. Pada pelaksanaa Diklat tahun ini anggota yang ikut berjumlah 37 orang. Dari 37 anggota tersebut 3 di antaranya meninggal dunia saat mengikuti kegiatan. Korban yang meninggal tersebut adalah Ilham Nurpadmy jurusan Teknik Industri, Listia Adi Fakultas Hukum, Muhammad Fadhli jurusan Teknik Elektro. Ketiganya meninggal diuduga karena adanya tindak kekerasan yang dilakukan pada saat kegiatan.

Kasus meninggalnya 3 mahasiswa tersebut kini telah ditangani Polres Karanganyar. Polres Karanganyar telah memeriksa beberapa saksi dan belum menetapkan tersangka. Selain itu, pihak UII juga telah menurunkan tim untuk menginvestigasi meninggalnya 3 korban Diklat Mapala UII. Prosesnya masih terus berjalan dan kelanjutan hukumnya akan segera digarap pihak Kepolisian maupun kampus secepatnya.

Puting Beliung Rusak Rumah Teh Ndoro Donker Karanganyar

0
puting-beliung-rusak-rumah-teh-ndoro-donker-karanganyar
Perabotan Rumah Teh Ndoro Rusak Parah
puting-beliung-rusak-rumah-teh-ndoro-donker-karanganyar
Perabotan Rumah Teh Ndoro Rusak Parah

SoloUpdate.com (Karanganyar) – Beberapa hari terakhir cuaca karanganyar tidak membaik, Angin puting beliung menghantam rumah warga di tiga desa yaitu Girimulyo, Nglegok, dan Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Rabu (1/2/2017) sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari jejaring sukarelawan tanggap bencana Karanganyar, puting beliung mengamuk selama kurang lebih lima menit. Angin disertai hujan deras. Tidak ada korban jiwa akibat bencana tersebut. Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan angin yaitu Rumah Teh Ndoro Donker.

perabotan rumah seperti meja dan kursi rumah teh terkenal itu berantakan disapu angin. Sebatang pohon peneduh di pinggir jalan raya Ngargoyoso, tak jauh dari Rumah Teh Ndoro Donker, tumbang melintang di jalan. Tak lama setelah angin reda, masyarakat, sukarelawan, polisi/TNI menyingkirkan pohon tersebut ke pinggir jalan. Arus lalu lintas di jalur lintas kecamatan itu teratasi.

Kades Girimulyo, Suparno menuturkan sedikitnya 25 rumah warga Dusun Nggadungan rusak. “Korban jiwa maupun luka tidak ada. Rumah roboh juga tidak ada. Kerusakan di bagian atap. Angin datang cepat sekali, tidak ada lima menit dan merusakkan rumah warga,” tutur dia.

Terpisah, Kapolres Karanganyar, AKBP Ade Safri Simanjuntak, melalui Kapolsek Ngargoyoso, AKP Apin Sunu, mengatakan anggota Polsek Ngargoyoso masih di lokasi bencana untuk membantu warga dan mengumpulkan informasi. “Hingga sore ini tidak ada laporan korban jiwa,” jelas dia. Apin Sunu menilai kerusakan paling parah terjadi di Rumah Teh Ndoro Donker, Kemuning. Beruntung saat kejadian pengunjung rumah teh tersebut sedang sepi. “Jam-jam segitu sepi,” imbuhnya.

Jumlah total bangunan rusak terdampak puting beliung menurut dia masih dalam pendataan. “Kerusakan di bagian atap rumah. Ada seng dan genteng yang lepas disapu angin,” imbuh dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Nugroho, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana alam. Apalagi saat ini intensitas hujan sangat tinggi. Dengan kejadian ini masyarakat karanganyar khususnya desa Girimulyo, Nglegok, dan Kemuning, sangat resah. Bahkan terdapat beberapa warga yang mengungsi ke kerabatnya untuk sementara waktu hingga situasi cuaca stabil kembali.

Inilah Alasan Pemkot Solo Cabut Izin Social Kitchen

0
inilah-alasan-pemkot-solo-cabut-izin-social-kitchen
Social Kitchen Solo setelah Disweeping
inilah-alasan-pemkot-solo-cabut-izin-social-kitchen
Social Kitchen Solo setelah Di-sweeping

SoloUpdate.com – Kabar tentang pencabutan izin operasional Social Kitchen Lounge and Bar di Banjarsari, Solo dibenarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Ancaman pencabutan izin itu dilayangkan ke Social Kitchen karena penyalahgunaan izin.

Menurut informasi dari Kepala Satpol PP Kota Solo, Sutarjo, pihaknya telah beberapa kali melakukan operasi mendadak (sidak) terhadap tempat itu. Sutarjo menambahkan, saat dilakukan sidak oleh Satpol PP, Social Kitchen terbukti sedang menyiapkan pertunjukan tarian erotis, atau dikenal dengan striptis.

Atas kejadian itu, Pemkot Solo melayangkan surat peringatan I kepada pengelola Social Kitchen. Namun, Social Kitchen tak mengindahkan dan masih terbukti melakukan pertunjukan tarian erotis pada sidak ke-2 oleh Satpol PP. Karena terbukti mengulangi penyalahgunaan izin, Pemkot Solo akhirnya melayangkan surat peringatan II tentang ancaman pencabutan izin operasional Social Kitchen.

Menanggapi SP tersebut, pengelola Social Kitchen lalu membuat surat pernyataan tidak akan menggelar pertunjukan tarian erotis itu lagi. Namun, beberapa kali melakukan sidak, Pemkot Solo masih menemukan pertunjukkan hiburan yang berada diluar norma dan diluar izin operasional. Pemkot Solo merasa dipermainkan oleh Social Kitchen yang mencoba mencari kesempatan untuk tetap bisa menggelar tarian erotis itu.

Rencananya, Sutarjo akan meninjau kembali ke Social Kitchen akhir Desember ini. Sebelumnya, beredar kabar bahwa sekelompok ormas yang diketahui bernama Laskar Umat Islam Solo (LUIS) telah melakukan sweeping di Social Kitchen pada Minggu (18/12/2016) pukul 01.45-02.35 WIB.

Sekitar 90 orang anggota LUIS mendatangi Social Kitchen ketika restoran dan bar itu ramai oleh pengunjung yang sedang asik menikmati alunan musik dan minuman mengandung alkohol. Akibat kejadian itu, Sutarjo akan melayangkan surat peringatan III, dan akan menutup operasional Social Kitchen jika pihak pengelola mengabaikan surat peringatan tersebut.

Diduga Sopir Mengobrol, Honda City Tabrak Medan Jalan

0
diduga-sopir-mengobrol-honda-city-tabrak-medan-jalan
Honda City naik di medan jalan

SoloUpdate.com (Karanganyar) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Solo-Tawangmangu, barat pertigaan Botol, Jaten, Karanganyar, Selasa (25/10/2016). Honda City berpelat nomor B 8935 XS menabrak pembatas jalan. Kecelakaan terjadi pagi hari sekira pukul 11.00 WIB.
Kecelakaan yang terjadi tersebut menyedot banyak pengendara yang ingin melihatnya. Sehingga lalu lintas sempat mengalami kemacetan yang cukup panjang. Sebagian dari pengendara turun dari kendaraan melihat dan memotrenya. Untuk mengurai kemacetan agar tidak panjang, beberapa personel Satpol PP yang kebetulan sedang berpatroli mencoba untuk mengatur arus lalu lintas.

Diketahui sebelum mengalami kecelakaan mobil Honda City tersebut melaju tidak begitu kencang. Tetapi, tiba-tiba mobil berbelok ke arah kanan dan naik di tas medan jalan. Memang arus lalu lintas sekitar lokasi dari arah barat ke timur setiap hari ramai dan padat. Diduga pengemudi kurang konsentrasi dan mengantuk yang menyebabkan kecelakaan tunggal terjadi.

“sopirnya sepertinya mengantuk dan kurang konsentrasi, “ucap salah satu pengendara yang kebetulan melintas, Selasa Pagi.

Sementara itu, menurut informasi dari kepolisian mobil Honda City yang dikendarai Aditya, 33, warga Jl Mawar II/02 Perumnas Palur, Jaten. Pengemudi sebelum kecelakaan mengobrol dengan teman perjalananya.

Kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaian pengendara sendiri yang tidak menaati peraturan berkendara di jalan raya. Sopir diduga menyalahi aturan sehingga pandangan tidak terkonsentrasi pada jalan melainkan orang lain. Oleh karena itu, Pengguna jalan diharapkan selalu hati-hati dan waspada dalam berkendara.

Pemkot Solo Luncurkan Akun Twitter untuk Tampung Keluhan Warga

0

SoloUpdate (Solo) – Pemkot Solo secara resmi telah meluncurkan akun Twitter @pemkot_solo. Lewat media sosial tersebut diharapkan warga Solo dapat lebih mudah dalam menuangkan keluhannya.

“Dengan disediakannya akun @pemkot_solo harapannya bisa menampung segala aspirasi sekaligus sebagai pengawas jalanannya pemerintah khususnya soal pelayanan masyarakat yang selama ini tidak maksimal dan banyak penyelewengan, anatara lain pelayanan KTP, SIM, STNK perizinan, dan lain-lain,” kata Bu Suharto selaku pejabat Walikota Solo.

Budi menambahkan, sarana ini juga dapat dijadikan landasan sejumlah instansi supaya selalu melakukan koreksi dan memahami kebutuhan warga. Maka dari itu, siapapun warga Solo bisa langsung mengirimkan tweet ke Twitter Pemkot Solo untuk selanjutnya akan ditanggapi oleh pengurus dinas terkait.

Lebih jauh lagi, tujuan lain dibuatnya akun itu juga untuk mengantisipasi tindak kejahatan di daerah Solo sehingga masyarakat dapat langsung melapor. Keamanan dan kenyamanan menjadi opsi paling utama, mengingat masih banyak oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bukan cuma akun Twitter, Pemkot Solo juga menyediakan aplikasi WhatsApp (WA) untuk semua kepala dinas Kota Solo. Dinas yang bersangkut akan saling berkoordinasi untuk menyelesaikan masalah yang disampaikan masyarakat apabila memang dianggap cukup penting.

“WhatsApp tersebut rencananya akan difungsikan sebagai sarana komunikasi antar-SKPD jika ada masukan dari warga di akun Twitter yang kami luncurkan tersebut. Semoga dengan begitu semua persoalan yang kompleks bisa segera diatasi” jelas Budi.

Langkah ini sangat diapresiasi oleh warga Solo. Pemerintah Kota Solo dinilai serius dalam mengawal jalanannya birokrasi di setiap instansi serta memiliki niat penuh dalam rangka memenuhi kepentingan publik demi terciptanya keadilan dan ketertiban. Hingga berita ini diturunkan, sudah 350 followers yang mengikuti akun @pemkot_solo.

Klarifikasi Resmi Polres Klaten Terkait Kerusuhan Konvoi Kelulusan di Klaten

0
kronologis dan penanganan kejadian kelulusan pelajar, selasa 2 mei 2017 di klaten Sugeng enjing dulur klaten sedaya, para mitra humas yang kami hormati menyikapi maraknya pemberitaan bohong (hoax) yang beredar dan menimbulkan keresahan hingga kesimpangsiuran berita di tengah masyarakat,khususnya klaten. kami sampaikan kepada mitra humas semua, tentang kronologis dan kejadian sebenarnya agar tidak ada lagi kesimpangsiuran dan berita bohong yang beredar di masyarakat. berikut kronologis dan penangananya: 1. mulai pukul 10.00 wib, polres klaten sebelumnya telah melakukan pengamanan melekat dengan menempatkan personil baik secara terbuka (berseragam) maupun tertutup (tidak berseragam) untuk memonitor setiap sekolah yang melaksanakan pengumuman kelulusan, hal tersebut termasuk berkoordinasi dengan pihak sekolah dan memberikan himbauan. 2. kegiatan kelulusan diselenggarakan sekitar pukul 13.00 wib, dan berlangsung dengan aman. 3. selanjutnya pada waktu yang bersamaan, ada sekelompok pelajar dari jogja, masuk melalui jalur alternatif (tidak melalui jalan protokol) sekitar 200 orang ke wilayah klaten. 4. karena masuk melalui jalur-jalur kampung kelompok jogja tersebut berpapasan dengan pelajar dari klaten yang hendak pulang, dari yang semula saling pandang hingga terjadi saling ejek. 5. kelompok jogja yang masuk ke klaten tersebut akhirnya berbuat anarkis terhadap pelajar di klaten yang mereka temui di jalan, sehingga muncul beberapa tempat kejadian perkara (tkp) seperti pengerusakan dan penganiayaan. adapun tkp dan korban antara lain : a. warnet di nglinggi, kebonarum, klaten. warnet dirusak dengan dilempar batu dan gir, korban 1 orang adalah pemilik warnet. b. sman 1 klaten, korban 2 orang keduanya dipukul dan dirampas hp. c. kemalang, korban 1 orang dilukai dengan senjata tajam dan dirampas hp nya. d. nglinggi, klaten, gerombolan melukai 2 warga yang naik motor dengan melempar kayu dan besi. e. karangnongko, korban 2 orang, korban adlah pelajar dan dianiaya dengan senjata tajam, pelaku sudah dalam penyelidikan tentang keberadaanya. f. tegalmas, prawatan jogonalan, gerombolan merusak motor warga. g. manisrenggo, korban 1 orang dilempar batu h. trafic light bendogantungan korban 2 orang, dipukul dan motor dirusak. Untuk diketahui mitra humas sekalian, tidak ada korban meninggal dunia!!!!!......... kami ulangi tidak ada korban meninggal dunia!!!!!, seluruh korban telah mendapat perawatan medis dan menjalani rawat jalan, tidak ada yang opname. dan dari seluruh kejadian tersebut kesemuanya sudah dalam investigasi petugas polres klaten, kami mohon doa dan dukungan dari mitra humas agar pelaku segera tertangkap!! - seluruh mapping dan investigasi atas kejadian tersebut berujung di luar klaten, dalam arti hasil semua penyelidikan mengarah ke luar klaten, sehingga perlu diketahui sesungguhnya klaten dalam situasi yang relatif aman serta kondusif saat itu. - tidak ada pula tawuran pelajar, yang ada adalah gerombolan yang berbuat anarkis di klaten atas kejadian tersebut, polres klaten telah dan sedang melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan, hingga saaat ini investigasi masih berjalan, memeriksa saksi-saksi dan menahan beberapa orang yang terindikasi dalam tindak anarkis tersebut, sekali lagi kami mohon doa dan dukungan dari seluruh mitra humas. Kami berharap mitra humas dapat mengetahui hal tersebut dan turut membantu meluruskan berita – berita yang beredar baik di media-media sosial, grup jejaring sosial, kerabat, maupun sanak saudara agar tidak membuat resah warga masyarakat klaten yang kita cintai ini. Pada akhirnya kami, sekali lagi menegaskan bahwa tidak ada korban yang meninggal, klaten dalam situasi yang aman, mari kita saling turut menjaga serta memelihara situasi yang aman tersebut dan kami menghimbau untuk tidak meneruskan atau turut menyebarkan berita bohong maupun informasi yang hanya berdasarkan asumsi maupun tanpa dasar.
Klarifikasi Resmi Polres Klaten Terkait Rusuh Kelulusan

SoloUpdate.com (Klaten) – Klaten tertanggal 2 mei 2017, telah terjadi kerusuhan saat konvoi kelulusan. Sekitar 80 siswa ditangkap dalam konvoi kelulusan SMA berujung perusakan dan penganiayaan tersebut. Aparat polsek Klaten juga mengamankan puluhan sepeda motor yang terlibat dalam konvoi kelulusan SMA di wilayah prambanan. Konvoi yang berujung anarkis ini dilakukan oleh pelajar SMA yang baru saja mendapat pengumuman kelulusan ujian nasional di berbagai daerah di Kabupaten Klaten. Namun, beberapa orang diantaranya diketahui bukan dari kalangan pelajar, bahkan ada sekelompok orang dari Jogja. Hanya saja ikut meramaikan pesta kelulusan dengan bergabung dalam konvoi tersebut.

Wakapolres Klaten, Kompol Hari Sutanto, mengatakan antisipasi konvoi kelulusan sudah dilakukan sejak pukul 10.00 WIB dengan melakukan patroli. Terkait aksi anarkis tersebut, ia mengakui telah kecolongan lantaran kondisi wilayah Klaten yang luas.

Bedasarkan informasi telah terjadi adanya penusukan dan perusakan di wilayah jalur Solo-Jogja. Ini masih kami dalami untuk memastikannya, namun dipastikan tidak ada korban meninggal”, jelasnya. Hari menjelaskan bahwa polisi masih mendata serta meminta keterangan para saksi. “Untuk langkah awal, kami pisah-pisah dan kami interogasi untuk mencari aktor di belakang aksi ini”, terangnya.

Terkait senjata tajam yang dibawa peserta konvoi, Hari menjelaskan belum ada barang bukti. “Untuk sementara barang bukti yang kami amankan adalah kunci roda”. Sementara itu, untuk antisipasi aksi anarkis kembali terjadi, anggota Polres Klaten disebar ke berbagai wilayah, terutama perbatasan Klaten DIY. Hal itu diketahui karena beberapa orang yang tertangkap justru merupakan warga wilayah DIY yang juga menggelar aksi konvoi.

Kapolsek Klaten Kota, AKP Warsono mengatakan bahwa ada 15 orang yang ditangkap di wilayah Klaten Kota. Beberapa diantara mereka adalah siswa dari daerah Sleman DIY. Ia tak nemapik bahwa diantara mereka ada yang membawa gir.

Sementara itu untuk menanggapi isu hoax yang terus berkembang, Subbag Humas Polres Klaten memberikan klarifikasi resmi melalui akun facebooknya sebagai berikut:

Kronologis dan penanganan kejadian kelulusan pelajar, selasa 2 mei 2017 di klaten

Sugeng enjing dulur klaten sedaya, para mitra humas yang kami hormati
menyikapi maraknya pemberitaan bohong (hoax) yang beredar dan menimbulkan keresahan hingga kesimpangsiuran berita di tengah masyarakat,khususnya klaten. Kami sampaikan kepada mitra humas semua, tentang kronologis dan kejadian sebenarnya agar tidak ada lagi kesimpangsiuran dan berita bohong yang beredar di masyarakat. berikut kronologis dan penangananya:

1. Mulai pukul 10.00 wib, polres klaten sebelumnya telah melakukan pengamanan melekat dengan menempatkan personil baik secara terbuka (berseragam) maupun tertutup (tidak berseragam) untuk memonitor setiap sekolah yang melaksanakan pengumuman kelulusan, hal tersebut termasuk berkoordinasi dengan pihak sekolah dan memberikan himbauan.
2. Kegiatan kelulusan diselenggarakan sekitar pukul 13.00 wib, dan berlangsung dengan aman.
3. Selanjutnya pada waktu yang bersamaan, ada sekelompok pelajar dari jogja, masuk melalui jalur alternatif (tidak melalui jalan protokol) sekitar 200 orang ke wilayah klaten.
4. Karena masuk melalui jalur-jalur kampung kelompok jogja tersebut berpapasan dengan pelajar dari klaten yang hendak pulang, dari yang semula saling pandang hingga terjadi saling ejek.
5. Kelompok jogja yang masuk ke klaten tersebut akhirnya berbuat anarkis terhadap pelajar di klaten yang mereka temui di jalan, sehingga muncul beberapa tempat kejadian perkara (tkp) seperti pengerusakan dan penganiayaan.
adapun tkp dan korban antara lain :
a. Warnet di nglinggi, kebonarum, klaten. warnet dirusak dengan dilempar batu dan gir, korban 1 orang adalah pemilik warnet.
b. SMAN 1 klaten, korban 2 orang keduanya dipukul dan dirampas hp.
c. Kemalang, korban 1 orang dilukai dengan senjata tajam dan dirampas hp nya.
d. Nglinggi, klaten, gerombolan melukai 2 warga yang naik motor dengan melempar kayu dan besi.
e. Karangnongko, korban 2 orang, korban adlah pelajar dan dianiaya dengan senjata tajam, pelaku sudah dalam penyelidikan tentang keberadaanya.
f. Tegalmas, prawatan jogonalan, gerombolan merusak motor warga.
g. Manisrenggo, korban 1 orang dilempar batu
h. Trafic light bendogantungan korban 2 orang, dipukul dan motor dirusak.

Untuk diketahui mitra humas sekalian, tidak ada korban meninggal dunia!!!!!……… kami ulangi tidak ada korban meninggal dunia!!!!!, seluruh korban telah mendapat perawatan medis dan menjalani rawat jalan, tidak ada yang opname. dan dari seluruh kejadian tersebut kesemuanya sudah dalam investigasi petugas polres klaten, kami mohon doa dan dukungan dari mitra humas agar pelaku segera tertangkap!!
– Seluruh mapping dan investigasi atas kejadian tersebut berujung di luar klaten, dalam arti hasil semua penyelidikan mengarah ke luar klaten, sehingga perlu diketahui sesungguhnya klaten dalam situasi yang relatif aman serta kondusif saat itu.
– Tidak ada pula tawuran pelajar, yang ada adalah gerombolan yang berbuat anarkis di klaten
atas kejadian tersebut, polres klaten telah dan sedang melakukan langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan, hingga saaat ini investigasi masih berjalan, memeriksa saksi-saksi dan menahan beberapa orang yang terindikasi dalam tindak anarkis tersebut, sekali lagi kami mohon doa dan dukungan dari seluruh mitra humas.

Kami berharap mitra humas dapat mengetahui hal tersebut dan turut membantu meluruskan berita – berita yang beredar baik di media-media sosial, grup jejaring sosial, kerabat, maupun sanak saudara agar tidak membuat resah warga masyarakat klaten yang kita cintai ini.

Pada akhirnya kami, sekali lagi menegaskan bahwa tidak ada korban yang meninggal, klaten dalam situasi yang aman, mari kita saling turut menjaga serta memelihara situasi yang aman tersebut dan kami menghimbau untuk tidak meneruskan atau turut menyebarkan berita bohong maupun informasi yang hanya berdasarkan asumsi maupun tanpa dasar.

 

Ini Syarat Penggunaan Sky Bridge Solo

0
ini-syarat-penggunaan-sky-bridge-solo
Sky Bridge Terminal Tirtonadi Solo

SoloUpdate.com (Solo) – Fasilitas jembatan layang (sky bridge) yang menghubungkan antara Terminal Tipe A Tirtonadi ke Stasiun Solo Balapan tidak bisa dilewati oleh sembarang orang.  Terdapat beberapa syarat ataupun kriteria khusus bagi orang yang hendak memanfaatkan sarana tersebut.

Eko Agus Susanto, selaku penanggung jawab dan koordinator menjelaskan bahwa  telah ada kesepakatan antara pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi dengan PT KAI terkait operasional sky bridge ini. Dia juga  mengatakan hanya calon penumpang kereta  yang membawa tiket yang bisa menyeberang sky bridge mulai dari pintu masuk di Terminal hingga keluar di Stasiun Solo Balapan.

“Di lokasi sambungan sky bridge antara sisi Terminal dan sisi Stasiun akan disediakan gate untuk pemeriksaan penumpang kereta. Jadi yang bisa lolos pemeriksaan hanya calon penumpang kereta api yang membawa tiket,” Ungkap Eko.

Koordinator Terminal Tipe A ini juga menyampaikan bahwa  pengelola Terminal Tirtonadi sudah berkoordinasi dengan PT KAI terkait rencana penyediaan vending machine di area Terminal untuk melayani pembelian dan cetak tiket kereta api. Masyarakat atau para penumpang bus yang turun di Terminal nantinya tidak perlu pergi ke Stasiun terlebih dahulu jika ingin membeli tiket kereta api.

Pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi telah menyiapkan tempat di timur loket e-ticketing sebagai lokasi penyediaan boks tiket kereta api. “Kami sudah mempersiapkan sky bridge sisi Terminal. Saya sudah ajukan ke Kementerian Perhubungan terkait dana pengelolaan sky bridge. Akan ada pengerahan petugas keamanan dan kebersihan di sky bridge,” ungkapnya.

Bedanya dengan sisi Stadiun, sky bridge sisi Terminal bisa diakses bebas oleh masyarakat. Kalau masyarakat ingin sekadar jalan-jalan atau selfie boleh di sky bridge sisi terminal tanpa perlu bawa tiket kereta. Batas gerak masyarakat hanya sampai di sambungan atau ujung sisi Terminal.

Eko belum bisa memastikan apakah masyarakat akan dikenai biaya atau tidak jika memanfaatkan sky bridge dari Terminal Tipe A Tirtonadi menuju Stasiun Solo Balapan. Dia pun belum bisa menjelaskan keterangan pasti terkait kapan fasiltas tersebut dapat dimanfaatkan. Dia hanya menyebut proyek sky bridge sisi Stasiun Solo Balapan sudah hampir selesai karena tinggal memasang lift dan eskalator. Sky bridge bisa segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan banyak masyarakat umum.

 

Keputusan 3 Menteri Daftar Penambahan Hari Libur dan Cuti Bersama 2020

0
Hari Libur dan Cuti Bersama
SK 3 Menteri Screenshot from bingkaiberita.com

Soloupdate.com – Berdasarkan Surat keputusan Bersama 3 Menteri yatiu Menteri agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomer 174 tahun 2020 tentang perubahan PP sebelumnya tahun 728 tahun 209 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti bersama.

Bahwa ada Daftar Penambahan Hari Libur dan Cuti Bersama tahun 2020 yang keputusan tersebut telah disetujui dan mulai berlaku pada hari kemarin. Adapun rincian daftar lengkap sesuai dengan SKB tersebut adalah sebagai berikut:

Kalender Hari Libur Nasional

1 Januari 2020, Hari Libur dan cuti bersama Tahun Baru Masehi
25 Januari 2020 Hari Libur dan cuti bersama Tahun baru imlek
22 Maret 2020 Hari Libur dan cuti bersama Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad
25 Maret 2020 Hari Libur dan cuti bersama Peringatan hari Raya Nyepi
10 April 2020 Hari Libur dan cuti bersama Peringatan Wafat Isa Almasih
1 Mei 2020 Hari Libur dan cuti bersama pada hari buruh Internasional
7 Mei 2020 Hari Libur dan cuti bersama pada peringatan hari raya Waisak
21 Mei 2020 Hari Libur dan cuti bersama Kenaikan Isa Almasih
24-25 Mei 2020 Hari Libur dan cuti bersama pada perayaan hari raya idul fitri
1 Juni 2020 Hari Libur dan cuti bersama hari lahir Pancasila
31 Juli 2020 Hari Libur dan cuti bersama Pada hari Raya Idul Adha
17 Agustus 2020 Hari Libur dan cuti bersama Pada hari Raya Kemerdekaan Indonesia
20 Agustus 2020 Hari Libur dan cuti bersama pada Tahun Baru Islam
29 Oktober 2020 Hari Libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad
25 Desember 2020 Hari Libur dan cuti bersama pada Hari Raya Natal

SKB  Penambahan Hari Libur dan Cuti Bersama

Sebagaimana Surat keputusan Bersama (SKB) Penambahan Hari Libur dan Cuti Bersama yang dibuat adalah sebagaimana berikut:

Tanggal 22,26,27,28 dan 29 Mei 2020 untuk Hari Libur Tambahan Pada hari Raya Idul Fitri

Tanggal 21 Agustus 2020, Untuk Hari libur dan Cuti Bersama Tambahan pada Tahun Baru islam

Tanggal 30 Oktober 2020 Untuk Hari Libur dan Cuti Bersama Tambahan Untuk Maulid Nabi Muhaamd SAW

Tanggal 24 Desember Untuk Hari libur Hari Libur dan Cuti Bersama Tambahan pada Perayaan Hari Natal

Sumber: bingkaiberita.com

Ini Kronologi Kematian Penjaring Udang di Waduk Cengklik Boyolali

0
ini-kronologi-kematian-penjaring-udang-di-waduk-cengklik-boyolali
Ilustrasi

SoloUpdate.com (Boyolali) – Waduk Cengklik kembali memakan korban.  Dilaporkan tercatan ada seorang warga tewas tenggelam di Waduk Cengklik, Boyolali, saat sedang menjaring udang. Jenazah korban bernama Rujianto (41 tahun) tersebut baru diketemukan pagi ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinung, mengatakan korban mengalami kecelakaan air pada Selasa (2/5) sekitar pukul 17.00 WIB. Pada Saat itu dia sedang menjaring udang dari atas perahu kecil, nanum jaring terputus sehingga mengakibatkan Rujiyanto terpeleset ke dalam air.

“Ada saksi yang melihat sekitar 100 meter dari lokasi. Kita dapat laporan, pukul 17.30 WIB langsung bergerak ke lokasi,” kata Bambang.
Setelah laporan itu di sampaikan ke aparat, anggota kepolisian langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara.  Pencarian saat itu juga langsung dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, SAR, TNI, PMI. Usaha pencarian sempat dihentikan karena semakin larut malam.
“Karena waktunya sudah gelap. Kalau malam kan berbahaya untuk melakukan pencarian,” ungkapnya.

Pencarian dilanjutkan pada Rabu (3/5/2017) pukul 07.00 WIB. Korban ditemukan pukul 08.00 WIB dengan keadaan tewas. Jasad korban langsung dibawa ke rumahnya warga di Sobokerto RT 03 RW 05, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, untuk dilakukan pemakaman.

Pada saat sampai di rumah korban, sontak membuat keluarga menangis mengetahui keadaan Rujiyanto yang tak benyawa lagi. Selang beberapa saat, proses pemakaman segera dilaksanakan karena keluarga telak ikhlas atas kepergian salah satu anggota keluarga tersebut.

Penolakan Proyek Panas Bumi Gunung Lawu Semakin Gencar

0
penolakan-proyek-panas-bumi-gunung-lawu-semakin-gencar
Ilustrasi Gambar
penolakan-proyek-panas-bumi-gunung-lawu-semakin-gencar
Ilustrasi Gambar

SoloUpdate.com (Karanganyar) – Berbagai reaksi penolakan terhadap proyek eksplorasi panas bumi (geothermal) semakin santer beberapa hari terakhir.

Sejumlah spanduk yang berisi pernyataan penolakan proyek geothermal dipasang di wilayah lereng Gunung Lawu, seperti Cemoro Kandang, Cemoro Sewu, dan jembatan penyeberangan Jl. Lawu di dekat Terminal Angkutan Kecamatan Tawangmangu.  Hal itu merupakan bentuk penolakan proyek pemerintah pusat terhadap eksplorasi geothermal.

Pada Sabtu (25/2) malam juga akan digelar pertemuan merumuskan persoalan terkait proyek eksplorasi panas bumi Gunung Lawu, menampung aspirasi warga, dan merumuskan strategi pergerakan.

Pertemuan tersebut akan digelar di GOR Mini Nyi Ageng Karang, Karanganyar kota mulai pukul 19.30 WIB. “Ini agenda pertemuan kali pertama rekan-rekan,” ungkap Ketua KNP Karanganyar, Aan Shopuanudin.

Dia menjelaskan pertemuan tersebut sekaligus untuk mematangkan rencana sarasehan membahas proyek permasalahan yang sama yang akan dihelat di Gedung DPRD Karanganyar, 11 Maret 2017.

Aan mengaku mendapat masukan dari warga lereng Gunung Lawu ihwal ketidaksetujuannya terhadap proyek itu. Mereka tidak ingin keaslian alam Gunung Lawu rusak akibat proyek geothermal.

“Mirisnya, ternyata masih banyak warga di lereng Gunung Lawu yang belum mengetahui ihwal adanya proyek geothermal. Ini tidak benar. Padahal tahap eksplorasi sudah berjalan,” ucap dia.

Sikap yang sama disampaikan legislator PKS asal Ngargoyoso, Darwanto. Dia juga mengaku mendapat banyak masukan dari warga ihwal ketidaksetujuan mereka terhadap proyek geothermal.

Darwanto menjelaskan masyarakat lereng Gunung Lawu khawatir proyek geothermal merusak alam, dan mengurangi sumber air warga. Pasalnya Gunung Lawu adalah gentong air masyarakat.

Tak ketinggalan, tokoh masyarakat Tawangmangu, Karwadi, mempertanyakan alasan dieksplorasinya panas bumi Gunung Lawu. Padahal selama ini warga belum pernah diajak sosialisasi.

Direktur Panas Bumi Ditjen ESDM Kementerian ESDM, Yunus Saiful Haq, menjelaskan perwakilan lima kabupaten pemangku wilayah Gunung Lawu terlibat dalam proses lelang pengelolaan wilayah kerja panas bumi (WKP) Gunung Lawu sebesar 165 megawatt (MW).

Para tokoh masyarakat dan dari berbagai kalangan khususnya pecinta alam menyayangkan hal itu. Mereka berharap proyek tersebut harus mempertimbangkan masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan memperhitungkan secara matang diharapkan dapat mengambil keputusan demi kebaikan alam sekitarnya.

Proyek Pembangunan Sky Bridge Tirtonadi-Balapan Solo

0

SoloUpdate.com (Solo) – Proyek pembangunan sky bridge atau jembatan dari atas terminal tirtonadi menuju balapan Solo telah menemui titik terang. Pasalnya pemerintah pusat akan menganggarkan dana untuk proyek yang telah direncanakan Pemerintah Kota Solo.

“Sky Bridge akan dianggarkan pemerintah dengan menggunakan dana dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Sky bridge dibangun dari terminal Tirtonadi menuju Stasiun Balapan Solo mulai tahun depan, “ ucap Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat jumpa pers dengan media di Terminal Tirtonadi Solo.

Jonan melakukan kunjungan ke Solo untuk meninjau proyek terminal tirtonadi secara langsung. Jonan mengunjungi terminal Tirtonadi dengan meninjau langsung lokasi sebelah timur yang masih dalam tahap penyelesaian. Setelah meninjau sebelah timur, Jonan didampingi Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudrajat dan Plt, Wali Kota Solo, Budhi Suharto, langsung naik ke atas Terminal Tirtonadi yang akan digunakan untuk parkir kendaraan.

Menhub mengunjungi Termnal Tirtonadi untuk melihat langsung proyek yang telah dijalankan Pemerintah Kota Solo. Saat berada di atas, Menhub sempat mendapatkan penjelasan dari kepala Dishubkominfo Yoscha terkait rencana pembangunan Sky Bridge yang memiliki ketinggian sekitar enam meter.

Yoscha mengungkapkan proyek sky bridge akan melewati jalan kampung. “rencana pembangunan sky bridge tidak ada masala, “ ucap Yoscha menjawab pertanyaan Menhub Jonan.

Proyek yang telah direncanakan Pemerintah Kota Solo memang dapat meningkatkan infrastruktur kota Solo. Selain itu, melalui pembangunan Sky Bridge ini masyarakat terutama penumpang dapat dengan mudah berganti transportasi dengan jembatan ini. Pembuatan jembatan ini diharapkan dapat memudahkan penumpang.

Terpopuler

HOT NEWS

close