Keutamaan Puasa Syawal, Hukum dan Niat

0
73
salat
image from https://www.freepik.com/

Soloupdate.com – Puasa Syawal merupakan puasa yang dilaksanakan setelah berpuasa 30 hari di bulan Ramadhan. Puasa ini dilaksanakan di Bulan Syawal yang dilaksanakan selama enam hari berturut-turut atau diperbolehkan tidak berurutan asalkan masih di bulan Syawal.

Keutamaan Puasa Syawal

Puasa Syawal ini diyakini memiliki keutamaan yang setara dengan puasa selama setahun seperti yang telah diriwayatkan dalam hadis yang sohih. Dari riwayat Ibnu majah sebagai berikut:

عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal.” (HR. Ibnu Majah no. 1715. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadis ini shahih).

Dari hadist diatas bisa kita ambil kesimpulan bahwa puasa syawal ini memiliki keutamaan sebagai berikut

1. Nilai Puasa Syawal selama enam hari sama halnya berpuasa selama setahun penuh
2. Nilai puasa syawal enam hari akan dicintai Allah dan meraih ampunan dosa
3. Dengan berpuasa syawal maka telah meningkatnya keimanan dan ketakwaan karena syawa berarti bulan peningkatan
4. Dengan berpuasa syawal maka akan menutupi segala kekurangan dibulan Ramadhan
5. Menghidupkan sunah Rasul larena barang siapa menghidupkan sunahnya maka sungguh ia mencintaiku bersama di surga
6. Akan menjadi orang yang iklhas, beramal sholeh.

Hukum Puasa Syawal

Puasa Syawal hukumnya sunah hal itu berbeda dengan puasa wajib yang dilakukan di Bulan Ramadhan yang mana diwajibkan untuk melakukan niat pada malam hari, jika puasa sunah bisa dilakukan niatnya pada pagi hari asalkan belum maka dan minum yang membatalkan puasa

Karena setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, karena puasa adalah untukku dan aku memberi ganjaran dengan amalan puasa itu seperti yang telah diriwayatkan dalam hadis riwayat muslim

“Setiap amal manusia adalah untuk dirinya kecuali puasa, ia (puasa) adalah untuk-Ku dan Aku memberi ganjaran dengan (amalan puasa itu).” Kemudian, Rasulullah melanjutkan, “Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah dibandingkan wangi minyak kasturi.”

Bacaan Niat Puasa Syawal

Berikut lafadz bacaan niat untuk puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwaali lillaahi ta‘aalaa. Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here