Ini Kronologi Kematian Penjaring Udang di Waduk Cengklik Boyolali

SoloUpdate.com (Boyolali) – Waduk Cengklik kembali memakan korban.  Dilaporkan tercatan ada seorang warga tewas tenggelam di Waduk Cengklik, Boyolali, saat sedang menjaring udang. Jenazah korban bernama Rujianto (41 tahun) tersebut baru diketemukan pagi ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinung, mengatakan korban mengalami kecelakaan air pada Selasa (2/5) sekitar pukul 17.00 WIB. Pada Saat itu dia sedang menjaring udang dari atas perahu kecil, nanum jaring terputus sehingga mengakibatkan Rujiyanto terpeleset ke dalam air.

“Ada saksi yang melihat sekitar 100 meter dari lokasi. Kita dapat laporan, pukul 17.30 WIB langsung bergerak ke lokasi,” kata Bambang.
Setelah laporan itu di sampaikan ke aparat, anggota kepolisian langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara.  Pencarian saat itu juga langsung dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, SAR, TNI, PMI. Usaha pencarian sempat dihentikan karena semakin larut malam.
“Karena waktunya sudah gelap. Kalau malam kan berbahaya untuk melakukan pencarian,” ungkapnya.

Pencarian dilanjutkan pada Rabu (3/5/2017) pukul 07.00 WIB. Korban ditemukan pukul 08.00 WIB dengan keadaan tewas. Jasad korban langsung dibawa ke rumahnya warga di Sobokerto RT 03 RW 05, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, untuk dilakukan pemakaman.

Pada saat sampai di rumah korban, sontak membuat keluarga menangis mengetahui keadaan Rujiyanto yang tak benyawa lagi. Selang beberapa saat, proses pemakaman segera dilaksanakan karena keluarga telak ikhlas atas kepergian salah satu anggota keluarga tersebut.

Ini Kronologi Kematian Penjaring Udang di Waduk Cengklik Boyolali | Muhammad Dedi | 4.5