Amerika Hantam ISIS Dengan Bom “Induknya dari Segala Bom”

0
89
amerika-hantam-isis-dengan-bom-induk-dari-seagala-bom
Bom Induk US
amerika-hantam-isis-dengan-bom-induk-dari-seagala-bom
Bom Induk US

SoloUpdate.com (Internasional) – Pemerintah Amerika Serikat mulai tegas dalam melawan ISIS. Militer Amerika Serikat mengatakan telah menjatuhkan bom nonnuklir terbesar yang dimilikinya. Hal ini merupakan pertama kalinya Amerika mengeluarkan bom andalannya itu.

Bom dengan nama GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb (MOAB), yang lebih dikenal “induk dari segala bom”, digunakan untuk menyerang persembunyian kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Afghanistan, di Provinsi Nangarhar. Tindakan ini sebgai bentuk perlawanan Amerika terhadap kelompok tersebut.

Bom raksasa ini memiliki berat sekitar 9.800kg dan  panjang 9 meter tersebut dijatuhkan di distrik Achin pada Kamis malam waktu setempat (13/04), ungkap Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Dijelaskan bahwa serangan ini bertujuan untuk menghancurkan gua-gua ISIS, dan pada saat yang sama meminimalisir dampaknya bagi pasukan Afghanistan dan Amerika Serikat yang melakukan operasi keamanan di wilayah itu.

Gedung Putih juga memberikan konfirmasi tentang penggunaan bom nonnuklir terbesar yang dimiliki Amerika.

“Kami menyerang sistem terowongan dan gua yang digunakan secara leluasa oleh para petempur ISIS untuk dengan mudah menyerang penasihat militer AS dan pasukan Afghanistan di daerah itu,” jelas juru bicara Gedung Putih Sean Spicer.

Image caption GBU-43/B seperti ini dijatuhkan di kompleks terowongan di distrik Achin, Afghanistan, kata Pentagon.

Berdasarkan sumber yang valid menuturkan bahwa ledakan begitu dahsyat sehingga suaranya sampai terdengar di dua distrik yang berdekatan dengan distrik Achin.

Amerika Serikat belum memberikan rincian dampak serangan, akan tetapi seorang pejabat setempat mengatakan kepada BBC bahwa banyak militan ISIS tewas.

Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengkritik penggunaan senjata seperti itu yang disebutnya tidak manusiawi. Ia menuduh Amerika Serikat menggunakan Afghanistan sebagai lokasi percobaan.

Bedasarkan informasi yang beredar, Amerika akan melanjutkan perlawanannya hingga ISIS tidak lagi berulah ke negara-negara lainnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here