Wilayah Sukoharjo Banjir, Warga Resah

0
49
wilayah-sukoharjo-banjir-warga-resah
Ilustrasi
wilayah-sukoharjo-banjir-warga-resah
Ilustrasi

SoloUpdate.com (Sukoharjo) – Sukoharjo merupakan salah satu wilayah yang terkena dampak hujan yang mengguyur sejak Senin sore hingga malam hari. Hal ini dikarenakan hujan yang amat lebat mengguyur berbagai wilayah khususnya Soloraya ditambah saluran irigasi di beberapa lokasi yang kurang baik.

Dengan intensitas yang tinggi ditambah dengan saluran irigasi air khususnya di Jalan jenderal Sudirman yang tidak baik mengakibatkan tergenangnya jalan hingga mengakibatkan kemacetan panjang. Banjir juga menggenangi berbagai wilayah antara lain di Bendosari, Jombor, Mojolaban dan yang lainnya.

Meluapnya saluran irigasi mengakibatkan tergenangnya jalan dari depan Setda Sukoharjo hingga Kantor Badan Pertahanan Nasional Sukoharjo. Hal ini mengakibatkan beberapa kendaraan mogok dan memaksa pengendara menuntunnya. Bisa dikatakan banjir tersebut adalah salah satu yang terparah dari beberapa tahun silam.

Aparat kepolisian disiagakan untuk membantu menanggulangi kemacetan yang ada. Tak bisa berbuat banyak, polisi yang disiagakan hanya mampu meminimalisir terjadinya kmacetan yang ada. Di sisi lain, seorang pengendara wanita, Anita, 29, menjelaskan bahwa motornya mogok akibat genangan air pada saat melewati jalan tersebut hingga akhirnya dituntun dan meminta bantuan dari warga sekitar.

“tahu-tahu motor mogok , saya tuntun ke pinggir jalan. Masih banyak pengendara sepeda motor yang nasibnya seperti saya,” ungkapnya. Bukan hanya jalan, banjir juga merendam rumah-rumah warga yang berada di Desa Laban dan Tegalmade kecamatan Mojolaban. Bahkan sebagian dari kecamatan grogol juga terna dampak yang serupa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Suprapto, mengemukakan bahwa telah diterjunkan para sukarelawan bencana alam yang juga bekerjasama dengan instansi yang terkait dengan saluran irigasi Colo Timur.

Warga korban yang terkena luapan banjir berharap ada bantuan serta perbaikan sarana dan prasarana dari pemerintah dan tidak menganggap remeh banjir ini. Bukan hanya karena terendam saja yang membuat resah warga namun pasca dari itu juga membuat was-was. Dimulai dari lingkungan yang kotor, wabah penyakit berkembang biak dan masih banyak lagi dampak negatif yang terjadi akibat bencana banjir tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here