Manusia Tertua Meninggal, Warga Sragen Berkabung

0
237
manusia-tertua-meninggal-warga-sragen-berkabung
Manusia Tertua, Mbah Gotho

SoloUpdate.com (Solo) – Manusia Tertua  asal Sragen telah berpulang. Kabar duka datang dari Sragen yang dianggap manusia tertua di dunia,  Saparman Sodimejo. Pria yang kerap dipanggil dengan sapaan Mbah Gotho tersebut meninggal dunia, Minggu (30/4/2017).

Berdasarkan konfirmasi Wakil Bupati Sragen,  Mbah Gotho meninggal Minggu sekitar pukul 18.00 WIB.

“Innalillahi wa inailaihirojiun telah meninggal dunia Mbah Gotho Cemeng pukul 18.00 WIB, rencana pemakaman besok hari Senin (1/4/2017) sekitar pukul 10.00 WIB,” ucap Dedy Endriyanto selaku Wakil Bupati Sragen.

Pada saat kabar duka tersebut diunggah di media sosial sontak membuat netizen berbela sungkawa melalui ucapan komentar. Kabar ini juga membuat msayarakat Sragen seolah kehilangan bapaknya kota Sukowati ini, baik dari kalangan para pejabat maupun masyarakat pada umumnya.

Tetangga sekitar berbondong-bondong layat  di rumah tempat tinggal mbah Gotho dengan perasaan yang amat sedih. Pasalnya Mbah Gotho dikenal memiliki sifat ramah dan periang.

Sebelumnya, Mbah Gotho dirawat lebih dari enam hari di Rumah Sakit Umum Daerah Sragen. Dokter mendiagnosis Mbah Gotho mengalami kurang cairan karena tidak mau makan dan tidak mau minum.

Setelah mendapatkan perawatan intensif Mbah Gotho dinyatakan sehat dan diizinkan pulang. Namun ketika di rumahnya, kesehatan Mbah Gotho kembali menurun.

Menurut suryanto, cucu Mbah Gotho, Saat masih hidup beliau (mbah Gotho) sempat berpesan, bila saatnya telah tiba ia ingin cepat dimandikan, didandani, memakai jas lengkap dengan sepatu lalu ditidurkan di dalam peti.

Mbah Gotho memiliki kartu tanda penduduk dengan catatan lahir 31 Desember 1870. Pada usianya yang hampir 146 tahun, Mbah Gotho sering menghabiskan waktu dengan mengisap tembakau sembari duduk di kursi miliknya di teras rumah.

Berdasarkan riwayatnya, Mbah Gotho memiliki lima anak dari empat istri. Keempat istri dan lima anaknya sudah lebih dulu berpulang.  Mbah Gotho tinggal bersama cucunya, Suryanto (46).  Dari lima anak tersebut Mbah Gotho memiliki 12 cucu yang pada umumnya sudah menikah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here