Jalan Dr. Setia Budi Gilingan Solo Ditutup Sampai Juni, Ini Jalur Alternatifnya

0
137
proyek-pembangunan-jalan-mulai-dikerjaka-jalan-dr-setia-budi-gilingan-solo-ditutup-sementara
Ilustrasi Gambar

SoloUpdate.com (Solo) – Proyek pembangunan jalan direalisasikan, Dinas Perhubungan (Dishub) Solo menutup akses masuk Jl. Dr. Setia Budi dari arah Jl. Letjend S. Parman selama 50 hari.

Ari Wibowo, selaku Manajemen Lalu Lintas Dishub Solo, mengatakan bahwa penutupan Jl. Dr. Setia Budi menyusul adanya pengerjaan proyek peningkatan jalan  oleh Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kota (DPUPR) Solo.

“Dilakukan penutupan jalan menyusul adanya kegiatan Dinas PUPR berupa pengecoran rigid beton di Jl. Dr. Setia Budi. Penutupan dilakukan mulai hari ini [Rabu] pukul 09.00 WIB sampai nanti pada 14 Juni 2017. Penutupan jalan cukup lama karena proyek yang dikerjakan bukan sebatas pengaspalan, tapi pembangunan rigid cor beton,” kata Ari.

Ari menjelaskan penutupan Jl. Dr. Setiabudi dari Jl. Letjend. S. Parman berlandaskan juga pada hasil kesepakatan rapat dan sosialisasi kepada Lurah Gilingan, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Gilingan, Satlantas Polresta Solo, dan undangan dari pihak lain pada pekan lalu. Dishub berharap pengerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sehingga pada waktu arus mudik mulai H-10 Lebaran dapat dilalui kendaraan mudik.

“Masyarakat setempat jika mau ke arah Jl. Dr. Setia Budi yang tertutup masih bisa lewat jalan kampung yang aksesnya juga tersedia di Jl. Letjend S. Parman. Sedangkan masyarakat umum yang ingin masuk terminal lewat pintu belakang, kami sarankan memutar lewat jalan di barat terminal. Jadi kendaraan di Jl. S. Parman dari arah selatan yang akan masuk ke pintu belakang terminal harus lurus dulu ke Jl. Ahmad Yani kemudian belok kiri sampai di jalan barat terminal,” ungkap Ari.

Sementara itu, kendaraan di Jl. Dr. Setia Budi dari arah timur ke barat yang akan menuju Jl. S. Parman, bisa berbelok lewat Jl. Tagore di timur Terminal Tirtonadi. Ari menjelaskan bus dari terminal yang biasanya keluar melewati Jl. Dr. Setia Budi juga harus dialihkan selama proyek peningkatan jalan tersebut.

Ari selaku penanggung jawab berharap masyarakat bisa memaklumi kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut. Pengurus LPMK Gilingan, Bambang Surono, mengaku belum mendapat informasi detail terkait penututan akses Jl. Dr. Setia Budi dari arah Jl. Letjend. S. Parman. Dia mengira keberadaan alat berat yang sudah mulai mengeruk aspal di Jl. Dr. Setia Budi itu untuk proyek pemasangan pipa.

Bambang menyakini warga Gilingan tidak keberatan dengan penutupan jalan tersebut. Hanya dia mengusulkan agar pemerintah menyediakan rambu petunjuk rekayasa lalu lintas supaya tidak membingungkan masyarakat sekitar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here